Samarinda (Humas) — Madrasah
Diniyah Hidayatur Rahman menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
sekaligus Wisuda Qiroati ke-4 dan Wisuda Madin ke-3, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Madin Hidayatur Rahman dan dihadiri Kepala
Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., yang sekaligus
bertindak sebagai penceramah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Samarinda. Acara berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran mereka.
Sebanyak 13 santri mengikuti prosesi wisuda. Mereka merupakan santri yang telah menyelesaikan pembelajaran Qiroati dan Madrasah Diniyah sesuai dengan jenjang yang ditempuh.
Dalam ceramahnya, Kepala Kantor
Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., mengajak para santri, orang tua,
dan seluruh hadirin untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam
kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa dalam diri Rasulullah SAW terdapat
akhlak karimah yang patut diteladani oleh setiap umat Islam.
Menurutnya, peringatan Maulid
Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali
mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam bersikap,
bertutur kata, serta berinteraksi dengan sesama.
“Dalam diri Rasulullah terdapat
akhlak karimah yang patut kita teladani,” pesan Nasrun kepada para santri dan
seluruh jamaah yang hadir.
Kegiatan kemudian dilanjutkan
dengan prosesi wisuda para santri. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas
perjuangan dan ketekunan para santri dalam mempelajari Al-Qur’an serta
ilmu-ilmu keagamaan.
Melalui kegiatan Maulid Nabi dan
wisuda ini, diharapkan para santri tidak hanya memiliki kemampuan membaca
Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dan
meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (Rey/foto:PDP)
