Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pontren
  • 2026-07-16 08:46:35
  • 132

Samarinda (Humas)— Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menghadiri kegiatan Masa Ta'aruf Santri (MATA SANTRI) di Pondok Pesantren Al-Mujahidah Nahdlatul Wathan Bantuas dan Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyambutan dan pengenalan lingkungan pesantren bagi para santri baru.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Samarinda, Widodo Santoso, S.E., bersama jajaran staf Seksi PD Pontren. Kehadiran Kemenag bertujuan memberikan penguatan sekaligus memastikan pelaksanaan MATA SANTRI berlangsung sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan yang aman, ramah, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Dalam arahannya, Widodo Santoso menegaskan bahwa Masa Ta'aruf Santri merupakan tahapan penting dalam proses adaptasi santri baru terhadap kehidupan di lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, para santri dikenalkan dengan budaya pesantren, tata tertib, nilai-nilai keislaman, serta dibimbing untuk membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia.

"MATA SANTRI harus dilaksanakan secara edukatif, humanis, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Kegiatan ini bukan sekadar masa pengenalan, tetapi menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter santri yang berakhlakul karimah," tegasnya.


Widodo juga mengingatkan seluruh pengelola pondok pesantren agar terus mengimplementasikan prinsip Pesantren Ramah Anak dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta menghormati hak-hak setiap santri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan bebas dari kekerasan.

Pada kesempatan tersebut, Seksi PD Pontren turut menyampaikan informasi mengenai Buku Saku Ustadz dan Santri yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan pesantren. Buku saku tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi ustadz, ustadzah, maupun santri dalam memahami tata tertib, hak dan kewajiban, nilai-nilai kepesantrenan, serta langkah-langkah pencegahan terhadap kekerasan dan perundungan.

Melalui kegiatan MATA SANTRI di Pondok Pesantren Al-Mujahidah Nahdlatul Wathan Bantuas dan Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin ini, Kementerian Agama Kota Samarinda berharap seluruh pondok pesantren dapat terus menghadirkan proses pendidikan yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada pembentukan karakter santri yang berintegritas, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi penerus bangsa. (Rey/foto:PDP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30