Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda terus memperkuat koordinasi antarunit kerja guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi rutin bulanan yang digelar di MAN 1 Samarinda, Senin (6/7), dengan diikuti jajaran kepala madrasah, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengawas, kepala seksi, penyelenggara, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Samarinda.
Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Nasrun, menegaskan bahwa seluruh jajaran memiliki tujuan yang sama, yaitu menyukseskan program-program Kementerian Agama melalui tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, rapat koordinasi menjadi wadah untuk berbagi informasi sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.
“Apapun tugas yang kita emban saat ini, kita memiliki misi yang sama untuk merealisasikan program-program Kementerian Agama. Forum ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi kendala agar dapat diselesaikan bersama,” ujarnya.
Menjelang dimulainya Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA), Nasrun mengingatkan seluruh madrasah agar memberikan pendampingan dan pengawasan kepada peserta didik baru sehingga kegiatan berlangsung edukatif, aman, dan menyenangkan. Ia juga meminta seluruh persiapan pelaksanaan nikah massal dipastikan berjalan tanpa hambatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan terbaik.
Dalam rapat tersebut, masing-masing satuan kerja turut menyampaikan perkembangan program dan capaian yang telah dilaksanakan. MAN 1 Samarinda melaporkan proses penerimaan peserta didik baru telah selesai dengan lancar serta keberhasilan madrasah meraih predikat Sekolah Adiwiyata. Sementara itu, MAN 2 Samarinda mencatat tingginya antusiasme masyarakat dengan lebih dari seribu pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru, sekaligus menyiapkan penguatan komitmen bersama orang tua terhadap tata tertib madrasah.
MTsN Samarinda juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penerimaan peserta didik baru berjalan lancar dan berbagai persiapan menyambut tahun ajaran baru telah diselesaikan, mulai dari peningkatan kompetensi guru hingga pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran.
Dari bidang layanan keagamaan, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaporkan kesiapan pelaksanaan nikah massal yang akan diikuti 12 pasangan calon pengantin. Selain itu, turut dibahas rencana pengembangan layanan isbat nikah massal sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum administrasi perkawinan.
Sementara itu, Seksi Pendidikan Agama Islam menyampaikan bahwa pembayaran tunjangan profesi guru hingga Juni telah tersalurkan dengan baik. Adapun pembayaran bulan Juli masih menunggu realisasi anggaran, sedangkan regulasi terbaru terkait Pendidikan Profesi Guru (PPG) masih menunggu ketentuan dari pemerintah pusat.
Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren melaporkan pendampingan terhadap pembaruan data EMIS, proses perizinan lembaga, penguatan pesantren ramah anak, hingga persiapan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) yang akan digelar pada Agustus mendatang.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Samarinda, Edy Soltami, mengingatkan seluruh ASN agar memastikan data kepegawaian pada aplikasi SIMPEG selalu diperbarui sebagai dasar pengelolaan administrasi kepegawaian dan penggajian. Ia juga meminta setiap satuan kerja menyusun laporan kegiatan sesuai ketentuan agar pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Melalui rapat koordinasi rutin ini, Kemenag Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antarunit kerja sehingga layanan pendidikan, keagamaan, dan administrasi kepada masyarakat dapat terlaksana secara profesional, efektif, dan berkelanjutan. (ar/sif)
