Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda terus
mendorong penguatan tata kelola data dan peningkatan kualitas pembelajaran di
madrasah. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pendampingan
Pendataan EMIS-GTK, Monitoring MAGIS, serta pengecekan perangkat ajar Kurikulum
Berbasis Cinta (KBC) di MTs Darul Muta’allimin Samarinda, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kota Samarinda, Imran, M.Pd., sebagai bagian dari monitoring dan pendampingan terhadap pengelolaan data pendidikan sekaligus kesiapan pembelajaran di lingkungan madrasah. Kegiatan diikuti sebanyak 15 peserta yang terdiri atas unsur Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) MTs Darul Muta’allimin Samarinda.
Pendampingan EMIS-GTK menjadi salah satu fokus utama
kegiatan. Melalui pendampingan secara langsung, madrasah didorong untuk
memastikan data Guru dan Tenaga Kependidikan yang tercatat dalam sistem tetap
akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Validitas data tersebut
penting dalam mendukung penyusunan laporan pendidikan yang berkualitas serta
menjadi bagian dari penguatan tata kelola administrasi madrasah.
Selain pendataan EMIS-GTK, kegiatan juga dirangkaikan dengan Monitoring
MAGIS sebagai bagian dari upaya memastikan pengelolaan dan pemanfaatan sistem
di madrasah berjalan dengan baik. Monitoring dilakukan untuk melihat kesiapan
madrasah sekaligus memberikan pendampingan apabila ditemukan hal-hal yang perlu
diperbaiki atau disesuaikan.
Pada kesempatan yang sama, Imran, M.Pd. juga memastikan
kesiapan perangkat ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Darul
Muta’allimin. Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi
KBC agar dapat diterapkan secara optimal dalam proses pembelajaran, sekaligus
memperkuat nilai-nilai cinta, kepedulian, penghargaan, dan pembentukan karakter
peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kota Samarinda terus
mendorong madrasah untuk memiliki data yang valid dan berkualitas, didukung
oleh Guru dan Tenaga Kependidikan yang profesional serta perangkat pembelajaran
yang siap dan sesuai dengan kebutuhan. Penguatan aspek tersebut diharapkan
dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di
madrasah.
Kemenag Kota Samarinda berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola madrasah yang semakin tertib, efektif, dan berkualitas. Dengan pengelolaan data yang akurat, GTK yang profesional, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang optimal, diharapkan madrasah semakin maju dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. (dna/foto:pp)
