Samarinda - (Humas) Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Kristen Kota Samarinda menggelar kegiatan Review Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Tingkat Sekolah Dasar pada Kamis, 4 Juni 2025, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru Pendidikan Agama Kristen tingkat Sekolah Dasar se-Kota Samarinda sebagai upaya meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar.
Ketua KKG Pendidikan Agama Kristen Kota Samarinda, Ratnawaty, M. Pd. K dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga memohon arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda serta bimbingan dari narasumber agar proses review dan penyusunan LKPD dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Kristen Kota Samarinda, Rosyana, M. Pd. K menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama melakukan review terhadap penyusunan LKPD. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di sekolah dasar.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Nasrun, M.H menegaskan bahwa seorang guru dituntut untuk bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Profesionalisme tersebut diwujudkan melalui ketaatan terhadap regulasi yang berlaku serta pelaksanaan administrasi yang tertib dan akuntabel.
"Kita harus memulai dari hal-hal mendasar, yaitu taat regulasi dan tertib administrasi. Kedua hal tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan review dengan sungguh-sungguh sehingga hasil yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Menurutnya, penyusunan LKPD yang baik akan membantu memastikan proses belajar mengajar berjalan lebih terarah dan tuntas sesuai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia mengajak seluruh guru untuk terus membangun semangat kebersamaan dan saling membantu dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Di akhir sambutannya, ia berpesan agar para guru senantiasa mempertahankan karakter dan etika yang baik sebagai teladan bagi peserta didik maupun masyarakat.
Melalui kegiatan review ini, diharapkan LKPD Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tingkat Sekolah Dasar yang disusun dapat semakin berkualitas, relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. (LLJ)
