Samarinda (Humas) – Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (K3MA) Kota Samarinda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di MA Ihya Ulumuddin Samarinda pada Rabu (03/06). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh kepala Madrasah Aliyah di Kota Samarinda untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja K3MA Tahun Pelajaran 2026/2027 dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
Rakor tersebut dihadiri oleh
Ketua Pokjawas Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Jumian, Pimpinan Pondok
Pesantren Ihya Ulumuddin Bahtiar Muhammad Yusuf, jajaran pengurus K3MA Kota
Samarinda, serta seluruh Kepala Madrasah Aliyah negeri dan swasta se-Kota
Samarinda.
Kegiatan diawali dengan sambutan
dari tuan rumah yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan
kepada MA Ihya Ulumuddin sebagai lokasi pelaksanaan rakor. Dalam sambutannya,
disampaikan bahwa kemajuan madrasah tidak dapat dicapai secara individual,
melainkan memerlukan kerja sama, koordinasi, dan komitmen bersama seluruh
pemangku kepentingan pendidikan madrasah.
Ketua Pokjawas Kemenag Kota
Samarinda dalam arahannya menegaskan bahwa forum K3MA memiliki peran penting
sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar kepala madrasah.
Melalui forum ini, berbagai persoalan yang dihadapi madrasah dapat dibahas
bersama untuk menemukan solusi yang tepat, sekaligus menjadi sarana berbagi
praktik baik dalam pengelolaan lembaga pendidikan.
Menurutnya, tantangan pendidikan
yang terus berkembang menuntut madrasah untuk mampu beradaptasi dan melakukan
berbagai inovasi. Oleh karena itu, diperlukan kesamaan visi dan misi dalam
merancang program-program yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian
administrasi, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas
pembelajaran, karakter peserta didik, serta prestasi madrasah.
Salah satu agenda utama dalam
rakor tersebut adalah evaluasi program kerja K3MA Tahun Pelajaran 2025/2026.
Para peserta melakukan telaah terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan
selama satu tahun terakhir, mulai dari kegiatan peningkatan kompetensi kepala
madrasah, penguatan manajemen kelembagaan, koordinasi pelaksanaan kebijakan
pendidikan, hingga berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan mutu akademik
dan nonakademik peserta didik.
Dalam sesi evaluasi,
masing-masing kepala madrasah diberikan kesempatan untuk menyampaikan capaian,
kendala, serta masukan terkait pelaksanaan program kerja yang telah berjalan.
Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif dengan tujuan memperoleh gambaran
menyeluruh mengenai efektivitas program serta langkah-langkah perbaikan yang
perlu dilakukan pada periode berikutnya.
Selain evaluasi, rakor juga
difokuskan pada penyusunan Program Kerja K3MA Tahun Pelajaran 2026/2027.
Berbagai usulan dan gagasan strategis dibahas bersama untuk menghasilkan
program yang relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini. Program-program yang
dirancang diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata
kelola madrasah, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta peningkatan
prestasi dan daya saing madrasah di tingkat daerah maupun nasional.
Pimpinan Pondok Pesantren Ihya
Ulumuddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi dan kebersamaan
antar kepala madrasah merupakan modal penting dalam membangun pendidikan Islam
yang berkualitas. Ia berharap forum K3MA dapat terus menjadi ruang kolaborasi
yang produktif dalam melahirkan berbagai inovasi dan terobosan untuk kemajuan
madrasah.
Melalui rapat koordinasi ini,
seluruh peserta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan komunikasi
dalam menjalankan program-program pendidikan madrasah. Kesepahaman yang
terbangun dalam forum tersebut diharapkan mampu menjadi landasan yang kuat dalam
mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan
zaman, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi
masyarakat.
Rakor K3MA Kota Samarinda pun
ditutup dengan kesepakatan bersama untuk mengoptimalkan pelaksanaan program
kerja yang telah dirumuskan serta meningkatkan koordinasi antar madrasah guna
mendukung tercapainya tujuan pendidikan madrasah yang lebih maju, berkualitas,
dan berdaya saing pada Tahun Pelajaran 2026/2027. (DNA/foto:PP)
