Samarinda (Humas) — Kelompok
Kerja Madrasah (KKMA) se-Kota Samarinda menggelar kegiatan Pembinaan Kelompok
Kerja Madrasah (KKMA) dan Review Kurikulum Madrasah Aliyah se-Kota Samarinda di
Laboratorium Keagamaan MAN 2 Samarinda, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini
bertujuan memperkuat implementasi kurikulum melalui peninjauan kembali dokumen
kurikulum yang diterapkan di setiap Madrasah Aliyah.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala
Kantor Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., Ketua Kelompok Kerja
Pengawas (Pokjawas) Madrasah Drs. H. Jumian, Ketua Kelompok Kerja Kepala
Madrasah Aliyah (KKMA) Kota Samarinda Sapini, M.Pd., seluruh kepala Madrasah
Aliyah, wakil kepala bidang kurikulum, serta operator MA se-Kota Samarinda, dan narasumber Siti Djulaikah S.Pd.,M.Pd
Dalam sambutannya, Ketua KKMA Kota Samarinda, Sapini, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pembinaan secara langsung kepada seluruh kepala madrasah.
"Terima kasih kepada Bapak
Kepala Kantor yang telah berkenan menyempatkan waktu untuk bertemu dengan
seluruh kepala madrasah se-Kota Samarinda. Terima kasih juga kepada seluruh
rekan-rekan madrasah yang telah hadir pada kegiatan ini. Saya berharap madrasah
kita terus tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor
Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H., menegaskan bahwa review kurikulum
merupakan langkah strategis untuk memastikan arah pengembangan madrasah
berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
"Ibarat kita akan berlayar,
tentu kita sudah mengetahui tujuan yang akan dituju. Begitu pula dengan review
kurikulum ini, agar kita mengetahui arah pengembangan madrasah ke depan. Hari
ini kita tinggal melakukan checklist terhadap kelengkapan dan kesesuaian
dokumen-dokumen kurikulum yang dimiliki masing-masing madrasah," ungkap
Nasrun.
Ia juga mengajak seluruh peserta
memanfaatkan forum tersebut sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik baik,
mengingat setiap madrasah memiliki karakteristik dan latar belakang yang
berbeda.
"Dengan keragaman yang
dimiliki setiap madrasah, saya berharap kita dapat saling berbagi pengalaman
sehingga mampu menghasilkan penyempurnaan kurikulum yang lebih baik dan sesuai
kebutuhan satuan pendidikan," tambahnya.
Selain membahas aspek kurikulum,
Nasrun mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,
nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk perilaku negatif. Ia mengajak seluruh
kepala madrasah untuk terus menyosialisasikan pencegahan perundungan (bullying),
kekerasan fisik, maupun kekerasan seksual di lingkungan madrasah.
"Jangan pernah lelah
mengingatkan seluruh warga madrasah untuk menghentikan segala bentuk perilaku
negatif dalam dunia pendidikan. Perundungan, kekerasan fisik, maupun kekerasan
seksual harus dicegah bersama. Di sisi lain, jangan takut untuk mendisiplinkan
peserta didik dengan cara yang mendidik. Mari bersama-sama menjadi pribadi yang
baik dan menciptakan lingkungan belajar yang sehat," pesannya.
Melalui kegiatan pembinaan dan review kurikulum ini, diharapkan seluruh Madrasah Aliyah di Kota Samarinda memiliki dokumen kurikulum yang lengkap, sesuai dengan ketentuan, serta mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda, Drs. H. Nasrun, M.H secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Madrasah dan Review Kurikulum Madrasah Aliyah se-Kota Samarinda. (Rey)
